Apa yang Terjadi Jika Aku Menulis Tanpa Tujuan?
Mungkin, tidak ada.
Mungkin juga ada sesuatu yang muncul meski bukan sesuatu yang besar. Bisa jadi cuma satu-dua ide kecil yang mengendap di kepala. Atau mungkin hanya rasa lega, karena akhirnya ada ruang untuk menuangkan isi pikiran, walaupun tidak terarah.
Aku tidak menulis ini untuk menginspirasi siapa-siapa.
Tidak juga untuk memberikan tips, tutorial, atau opini yang bisa dibagikan ke media sosial. Aku hanya ingin tahu, bagaimana rasanya menulis tanpa beban harus “bermanfaat”.
Kadang kita terlalu sering dituntut untuk punya arah. Menulis harus punya tujuan. Bikin blog harus punya ciri khas. Postingan harus punya target audiens. Padahal… bagaimana kalau sesekali saja biarkan semua itu berjalan tanpa peta?
Blog ini mungkin tidak ramai.
Tidak punya banyak pembaca.
Tapi tulisan ini nyata. Aku menulisnya sekarang dan mungkin, di kemudian hari aku akan membacanya ulang, lalu tersenyum sendiri karena pernah iseng menulis seperti ini.
Dan kalau kamu kebetulan sedang membaca ini juga, mungkin kamu sedang mencari sesuatu yang tanpa kamu sadari… juga tidak terlalu kamu tahu tujuannya.
Itu tidak apa-apa.
Karena terkadang, hal-hal yang paling jujur justru lahir dari ketidakteraturan.
"Aku tidak menulis ini untuk menginspirasi siapa-siapa" kata siapa Dyah, aku terinspirasi og, aku meh bikin kek gini juga ah, terima kasiii Dyaahh 😻
BalasHapusThanks Aliviaa:)
Hapus